Mencari (banyak)Peluang Bisnis.

Ada banyak peluang bisnis jika Anda tahu bagaimana dan dimana menemukannya. Namun demikian ketika peluang tersebut diketemukan, banyak orang tidak tahu bagaimana memilih yang terbaik. Pada materi ini Anda akan belajar tentang kesempatan bisnis dan teknik efektif untuk mencarinya.

A. SUMBER IDE DAN KESEMPATAN

1. Buku Kuning Buku Telepon
2. Perpustakaan umum
3. Akuntan, pengacara dan konsultan
4. Kursus bisnis
5. Koran dan majalah
6. Publikasi bank
7. Buku
8. Terbitan asing
9. Publikasi perdagangan
10. Perusahaan modal usaha/penanam modal
11. Perusahaan investasi bisnis kecil
12. Teman atau kenalan
13. Pesaing
14. Pelanggan berpotensi
15. Distributor dan pedagang grosir
16. Majikan lama
17. Hobi dan bepergian
18. Franchise dan lisensi
19. Kerjasama dengan inventor
20. Perusahaan besar
21. Pameran penemuan baru/pameran dagang/konvensi
22. Seminar
23. Asosiasi dagang dan bisnis
24. Memeriksa produk-produk yang sudah ada
25. Perubahan kebijaksanaan dan peraturan pemerintah
26. Perubahan ekonomi

B. CARA KREATIF MELIHAT IDE

Anda sudah mulai berpikir tentang ide, melihat suatu konsep dari sudut pandang yang berbeda. Berikut ini adalah daftar variabel yang harus dipertimbangkan ketika memikirkan suatu produk atau jasa pelayanan. Daftar ini tidak meliput setiap pendekatan, dan Anda masih harus memikirkan pertanyaan tambahan. Tulislah ide Anda sehingga Anda dapat melihatnya kembali. Tanyalah pada diri Anda dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

Bagaiman saya dapat …
§          Membuat produk itu lebih aman, bersih, atau jasa pelayanan itu lebih lambat atau lebih cepat?
§          Membuat produk/jasa tersebut di rumah dan menghemat ongkos?
§          Menyuruh orang membuat produk tersebut atau melakukan jasa dirumah mereka?
§          Membuat lebih nyaman atau murah?
§          Membuatnya lebih menyenangkan?
§          Menghemat ongkos bahan dan buruh?
§          Menggabungkannya dengan atau menambahkannya dengan produk atau jasa pelayanan lain?
§          Membuatnya lebih otomatis?
§          Membuatnya lebih mudah dikemas, disimpan, diangkut?
§          Membuat produk yang lengkap, mudah dibawa, mudah dipindah, atau dapat langsung dibuang sesudah dipakai?
§          Membuat produk itu padat atau ukurannya besar?
§          Membuatnya mudah digunakan?
§          Membuatnya tidak mahal untuk diganti, diperbaiki atau digunakan kembali?
§          Membuatnya lebih mudah untuk dibersihkan, dipelihara, diminyaku atau disetel?
§          Membuatnya lebih menarik dan memikat?
§          Membuatnya lebih ringan, lebih kuat, mudah disetel/disesuaikan, lebih tipis atau dapat dilipat?
§          Membuatnya lebih kecil atau lebih keras suaranya?
§          Menekan bahayanya?
§          Menumpahkan sedikit usaha, waktu dan tenaga ketika menanganinya?
§          Menambah keistimewaan baru?
§          Menghiasinya?
§          Membuat dapat dipakai luar-dalam/dapat di balik?
§          Membuat berfungsi ganda atau multi guna?
§          Menjualnya lebih murah dengan keuntungan lebih (misalnya, dengan harga satu buah mendapatkan 2 buah)?
§          Menghilangkan ketidaknyamanan atau efek sampingnya?
§          Menyempurnakan ketersediaannya atau distribusinya?
§          Memperbaiki produksinya?
§          Memperbaiki desainnya?
§          Memperbaiki pemasarannya?
§          Memperbaiki dengan cara lain?

C. TEKNIK UNTUK MENDAPATKAN IDE

Setiap saat, jangan batasi pencarian Anda pada satu ide saja; kembangkan sembilan atau sepuluh ide sampai muncul satu ide yang paling kuat. Anda harus senantiasa mengulang masukan yang Anda peroleh secara acak dari yang Anda baca, lihat dan dengar. Mempertimbangkan sejumlah ide yang menarik, cenderung membuat Anda menemukan kegunaan dari informasi yang Anda serap. Jika Anda membatasi diri dengan satu ide saja pada tahap awal ide pencarian Anda, Anda meyakinkan diri Anda benar-benar terlibat dengan ide tersebut sebelum Anda benar-benar siap.
Bagaimana Anda melatih daya pikir Anda untuk menemukan dan menciptakan peluang usaha baru? Teknik berikut adalah cara menciptakan ide baru secara efektif. Tidak semua teknik cocok untuk setiap orang. Cobalah semua dan lihat teknik mana yang cocok untuk Anda. Ingatlah untuk membuat catatan ide Anda dan membukukannya sehingga mudah untuk dilihat kembali.

1. Tukar pikiran

Berikut ini langkah-langkah dasar untuk tukar pikiran:
(a) Kumpulkan satu grup teman, kolega, atau kerabat dengan latar belakang, pengalaman, dan keahlian yang berbeda. Tujuannya adalah untuk membuat ide bisnis dan penemuan baru dengan menggabungkan ide yang telah diketahui dan mekanisme cara baru. Ketika Anda menggabungkan macam-macam kepribadian, Anda meningkatkan kemungkinan untuk mengembangkan ide kreatif dan ide yang tidak biasa.

(b) Siapkan grup untuk rapat. Beritahu tiap peserta masalah yang akan dibahas beberapa hari sebelumnya. Untuk mempersiapkan diri menemukan pemecahan kreatif.

(c) Pada saat awal, jangan menilai suatu ide baik dan buruk. Anda dan grup Anda hanya mengembangkan ide. Penting sekali untuk menghargai perbedaan antara kreasi ide dan pemilihan ide. Beri semangat agar tiap orang bebas mengemukakan idenya.

(d) Pada pencarian ide tekankan pada jenisnya bukan mutunya. Beri semangat agar tiap orang membuat ide sebanyak mungkin dalam waktu sesingkat mungkin . Terima juga ide yang bodoh, tolol, sedang dan ide bagus. Mintalah agar setiap peserta memikirkan 25 ide bisnis dalam waktu 10 menit dan tulislah ide tersebut. Ingat, jangan memberi komentar tentang kualitas ide. Hal tersebut akan mematikan kreatifitas. Penelitian menunjukkan hanya dengan menyatakan banyak ide Anda akan dapat  menemukan ide yang terbaik.

(e) Kembangkan ide satu dengan yang lain, ambil manfaat dari grup yang beragam dengan perbedaan latar belakang, kepribadian, dan pengalaman. Jangan bersikap menghakimi.

(f) Setelah rapat berakhir, pilih ide. Pemilihan ide dianalisa dengan cara memikirkan, menggolongkan, mengembangkannya dan kemudian memilih ide terbaik menurut Anda.

Prinsip-prinsip ini diterapkan pada pencarian ide Anda sendiri, jika Anda tidak dapat membentuk grup bersama.Pikirkan sebanyak mungkin ide bisnis. Termasuk ide yang Anda pikirkan pada masa lampau, atau pada yang pernah Anda dengar sebelumnya. Tuliskan semuanya berdasarkan urutan acak. Jangan coba menilainya atau khawatir apakah mungkin untuk dikerjakan. Selanjutnya Anda dapat melakukan proses diskusi seperti tersebut di atas.

2. Berandai-andai

Konsep iniberarti mengubah mimpi Anda menjadi kenyataan. Pusatkan pada mimpi, sehingga kemudian alam pikiran bawah sadar akan membantu membuatnya menjadi kenyataan. Alam pikiran bawah sadar akan terus menerus mengawasi dan menyesuaikan cita-cita untuk mencapai tujuan utama. Selama proses berandai-andai, ide baru dipertimbangkan, dinilai, dan ditolak atau diterima.

3. Kawin silang

Konsep kawin silang meliputi pencarian pribadi-pribadi yang memiliki ilmu, ide dan pengalaman berbeda dan membuat peluang tukar-menukar pikiran. Hal ini biasanya dilaksanakan satu lawan satu pada saat makan siang atau malam. Suatu hal yang dapat mematikan semangat berinteraksi hanya dengan orang orang yang sama dalam hal pikiran, pekerjaan, peranan dan latar belakang. Jika Anda ingin banyak ide. Carilah lebih banyak sumber pendorong dan biarkan daya pikir Anda berkembang bebas.

4. Keingintahuan

Jika Anda ingin tahu tentang sesuatu buatlah sesuatu berdasarkan rasa keingintahuan Anda dan periksalah. Ide tanpa pelaksanaan sering akan dilupakan dan hilang, tetapi orang yang menaruh perhatian pada ide mereka dapat mengembangkannya. Jika Anda memiliki ide, biasakanlah membuat catatan pada buku kecil yang selalu Anda bawa setiap saat.

5. Pendekatan tidak langsung

Aturlah sebuah kelompok untuk berkumpul bersama. Dekati suatu persoalan dari sudut pandang yang sulit dengan cara membahas suatu pokok bahasan yang berkaitan –biasanya satu dari pokok bahasan yang luas. Kelompok Anda dapat menciptakan ide baru atau arah penyelidikan baru yang dapat memecahkan masalah Anda dengan suatu cara dimana tidak mungkin untuk membahas masalah tersebut secara langsung. Pendekatan tidak langsung ini khususnya berguna jika menemui jalan buntu dan pendekatan problem yang baru harus dipertimbangkan.

6. Komponen yang dimodifikasi

Teknik ini menganggap bahwa ide baru adalah modifikasi dari ide lama. Anda mulai suatu proses dengan cara memilih produk atau jasa pelayananyang akan disempurnakan. Kemudian Anda membuat daftar semua bagiannya dan menggambarkan setiap bagiannya. Selanjutnya dengan gaya sistematis, ubahlah atau modifikasi gambaran tersebut sesuai dengan tujuan semula, untuk mengembangkan produk, atau untuk memuaskan tujuan baru. Teknik ini adalah bentuk umum dari cara berpikir terorganisasi. Dan dapat menghasilkan pemecahan atau penyempurnaan.

7. Analisa sistematis

Pada pendekatan ini, Anda berusaha untuk menemukan kombinasi yang memungkinkan untuk pemecahaan masalah. Mula-mula temukan, kemudian tentukan dan buat daftar semua variabelnya. Kemudian buat daftar cara yang mungkin untuk melakukan pekerjaan di bawah setiap jenis variabel. Selanjutnya, guntinglah sepotong-sepotong setiap daftar variabel dan pemecahan masalah. Sekarang campurlah dan pasangkan semua variabel untuk menciptakan ide atau saran ide dengan cara memeriksa setiap kombinasi variabel. Analisis sistematis akan membantu dalam menciptakan sebuah pendekatan baru yang menyeluruh terhadap masalah.

D. PETUNJUK UNTUK BERPIKIR KREATIF

Proses berpikir kreatif dapat menciptakan emosi mulai dari rasa gembira sampai frustasi. Hal ini alami dan wajar. Ada langkah-langkah penting yang harus diikuti untuk mencoba menekan rasa frustasi dan memaksimalkan produksi. Memelihara sikap positif adalah sangat penting.
Berikut ini ringkasan petunjuk untuk kreatifitas yang sukses. Kebanyakan petunjuk ini adalah sesuatu yang biasa, tetapi siapa saja yang telah terlibat dalam berpikir kreatif mengetahuinya bahwa hal-hal tersebut kadang-kadang sulit untuk diingat.

1. Peliharalah daya pikir Anda aktif dan selalu siaga

Kumpulkan dan evaluasi informasi secara terus-menerus, pikirkan dan amati, untuk mencari ide baru atau pendekatan baru. Gunakan dan cobalah teknik kreatif yang sudah dibahas sebelumnya.

2. Gunakan sumber-sumber lain

Jangan hanya mengandalkan persepsi dan ide dari Anda sendiri. Jika Anda menemui hambatan atau ingin mengembangkan pandangan Anda, berkonsultasilah pada ahli. Anda akan menemukannya di industri, di universitas, dan lembaga swasta atau lembaga riset umum. Bicaralah juga pada petugas perpustakaan di perpustakaan umum yang terdapat di kota Anda.

3. Jagalah agar Anda makin dekat dengan cita-cita Anda

Penting untuk menggunakan cita-cita Anda sebagai titik tolak, untuk bertindak sebagai motivator, dan menjaga Anda dekat dengan target. Juga akan membuat Anda menilai kemajuan dan ketepatan proyeksi Anda.

4. Tetap berpikir terbuka

Pertimbangkan beberapa alternatif pendekatan Anda. Jangan memiliki pandangan sempit dan hambatan-hambatan mental ketika mempertimbangkan cara pandang yang baru dan berbeda.

5. Jangan menghindari kenyataan

Jika Anda melihat suatu konsep dengan segala variasi dan kemungkinannya, tetapi tetap menghadapi jalan buntu, barangkali tidak pemecahaan masalahnya. Mungkin pendekatan Anda perlu diubah. Jangan meneruskan hal tertentu yang sudah jelas bahwa hal tersebut tidak berjalan.

6. Istirahatlah jika merasa putus asa

Jika Anda frustasi, marah atau putus asa, berhentilah sejenak. Tinggalkan masalah itu sampai Anda memperoleh kembali antusias dan perspektif Anda. Kemudian Anda dapat mulai kembali dengan tujuan baru dan pendekatan berbeda.

7. Bagi-bagilah masalah yang ada

Jika Anda merasa masalah Anda terlalu kompleks atau sulit untuk diatasi, bagi-bagilah masalah tersebut. Hadapi masalah tahap-demi tahap. Membagi-bagi masalah akan memberikan Anda perasaan puas dan membuka perspektif  baru. Anda akan melihat seluruh masalah jauh lebih efektif setelah menyelesaikannya dengan sukses bagian demi bagian.

8. Bekerjalah mengikuti metode

Jika Anda berusaha bergerak terlalu cepat, Anda akan kehilangan banyak langkah penting dalam proses kreatif, dan menjadi putus asa atau gagal mencapai tujuan Anda.

E. KRITERIA UNTUK MENGANALISA PELUANG BISNIS ANDA

Ada banyak kriteria untuk menganalisa peluang bisnis yang Anda pertimbangkan.

1. Penilaian kemampuan pribadi

Pikirkan tentang bakat kepribadian yang diperlukan untuk mencapai sukses dalam bisnis yang Anda pertimbangkan.

2. Pemilihan kriteria

Gunakan kriteria yang Anda gunakan untuk mempertimbangkan pilihan bisnis Anda.  Keputusan Anda pada kriteria ini akan mempengaruhi cara kerja anda, standar hidup Anda, pengembangan pribadi Anda dan lokasi geografis bisnis Anda.

3. Penilaian Keadaan bisnis saat ini dan masa depan

Penilaian berikutnya apakah bisnis tersebut dapat bertahan. Macam-macam faktor dianalisa meliputi kemampuan menghasilkan laba, penghasilan, pola pertumbuhan, dan alasan pemilik untuk menjual. Jika Anda berminat memulai bisnis, Anda sebaiknya mengadakan riset untuk meneliti pemilik lain dari bisnis yang sama; tanyalah mengapa mereka puas atau apakah mereka menyesali masuk dalam bisnis tersebut. Riset ini dapat dilakukan lebih mudah di luar daerah geografi Anda untuk menghindari keseganan pesaing; tanyakan pada kota atau daerah lain yang berdekatan. Terangkan alasan riset Anda secara jujur.

F. LANGKAH DASAR MENUJU KEPEMILIKAN BISNIS

Sekarang setelah Anda memilih beberapa prospek bisnis, Anda harus memutuskan jalur yang Anda ingin buat untuk memiliki bisnis Anda sendiri. Ada tiga jalur utama yang dapat dipilih: memulai bisnis baru, membeli bisnis yang sudah ada, atau franchise.

1. Memulai suatu bisnis baru

Memulai suatu bisnis baru sering kali merupakan suatu pilihan yang menarik untuk para pemula. Nampaknya modalnya sedikit dan terdapat kepuasan memulai suatu usaha sendiri. Tetapi sebaliknya harus ada keseimbangan antara waktu dan usaha yang dikeluarkan, keahlian khusus yang diperlukan, risiko tinggi yang dihadapi, dan kehilangan atau pendapatan yang rendah pada tahap-tahap awal.
Ada banyak sekali pelanggan berpotensi, dan usaha baru tersebut harus menarik dan meraih pangsa pasar yang besar supaya tetap bertahan dan berkembang. Hal ini hanya mungkin dalam situasi terbatas sebagai berikut:
(a) Bisnis yang sudah ada berjalan lambat, dan Anda dapat menawarkan pelayanan lebih baik, produk atau harga yang lebih baik atau memasarkan perusahaan secara efektif.
(b) Ide Anda untuk pelayanan baru, produk baru atau cara produksi atau penyebarannya sangat berbeda sehingga dapat menekan persaingan langsung dengan perusahaan yang sudah ada.
(c) Pasar sedang berkembang, membuat bisnis lain dapat berkembang tanpa tekanan dengan mendapat laba sedikit karena harus bersaing dengan harga yang rendah. Juga, pelanggan baru tidak memiliki sifat loyal terhadap suatu produk atau perubahan kebiasaan membeli.
(d) Pasar dibagi-bagi untuk banyak pesaing-pesaing kecil. Anda dapat mengambil beberapa pelanggan dari setiap pesaing dengan mudah.
(e) Kesetiaan pelanggan dan kesediaan membeli bukan merupakan suatu faktor; sebagai contoh, dalam bisnis pengiriman surat secara langsung. Anda dapat memulai dari mulai awal dan dapat tetap efisien seperti para pesaing.
(f) Kesetiaan pelanggan merupakan hal penting dan Anda sekarang bekerja di lapangan dan dapat membawa langganan Anda dengan Anda.

2. Membeli bisnis  yang sudah ada

Suatu alternatif  untuk memulai bisnis Anda sendiri adalah membeli bisnis yang sudah ada. Hal ini menawarkan keuntungan dari pelanggan yang suadah ada tanpa menambah kompetisi. Penghasilan diperoleh lebih cepat dan pembiayaan lebih mudah, tertapi Anda akan membayar lebih unyuk niat baik yang Anda beli.
Keputusan untuk membeli suatu bisnis merupakan penilaian yang paling kritis dalam hidup Anda. Kecuali resikonya. banyak orang mengejar jenis transaksi ini tanpa penyelidikan yang cukup. Diperlukan waktu yang cukup lama untuk memperoleh sebanyak mungkin informasi tentang bisnis. Sering kali seorang pembeli tergoda untuk membuat penawaran cepat untuk bisnis berdasarkan emosi, bukan alasan obyektif. Ingatlah usaha yang diperlukan untuk mendapatkan uang yang Anda tanamkan, dan sadarilah tanggungjawab yang muncul jika bisnis tersebut gagal.
Menyelidiki mengapa bisnis tersebut dijual adalah hal yang penting. Penjual dapat memberikan alasan kondisi yang tidak sehat sehingga perusahaan dijual., tetapi alasan sebenarnya mungkin bisnis menurun karenaadanya persaingan baru, kekurangan permintaan dari pelanggan, atau alasan lain. meskipun Anda dapat diyakinkan bahwa dengan manajemen yang lebih baik bisnisnya dapat disempurnakan, dalam banyak kasus Anda menipu diri Anda.
Tentulah jenis dan ukuran bisnis yang Anda pikir sesuai dengan bakat, minat, kepribadian dan modal Anda. Yakinlah bahwa Anda dapat membiayai pembelian bisnis tersebut dan memiliki modal cukup untuk pengoperasian bisnis.
Metode yang paling akurat untuk menilai kesehatan suatu bisnis adalah memperkirakan potensi keuntungan jangka panjang. Bukan masalah berapa banyak waktu atau uang yang sudah ditanamkan oleh pemilik lama pada bisnis tersebut. Anda dapat memastikan bahwa Anda dapat memperoleh kembali modal yang sudah Anda tanamkan.

3. Franchising

Franchising adalah sistem lisensi dimana suatu perusahaan, franchisor, memberi pemegang franchise, hak untuk memasarkan produk tertentu atau pelayanan tertentu di wilayah tertentu. Franchisor biasanya tetap mengontrol bagaimana produk atau pelayanan di perdagangkan.
Franchising seyogyanya menawarkan kepemilikan yang tidak terikat selain mengikuti langkah-langkah manajemen. Pemegang franchise mendapatkan keuntungan dari pengalaman franchisor dan membantu memilih lokasi, pemasaran, pembiayaan, pembukuan, dan promosi. Sebagai pemegang franchising, Anda mulai dari reputasi dan nama yang sudah terkenal. Bisnis Anda diorganisasi dan dioperasikan dengan standarisasi. Sistemnya biasanya menawarkan keuntungan nyata seperti cara bagaimana memiliki bisnis Anda sendiri, tetapi sistem ini tidak menjamin laba. Pemberi franchising yang tetap tidak terikat, bertanggung jawab terhadap keberhasilan atau kegagalan bisnis. Oleh sebab itu penting sekali mengetahui segala sesuatu tentang usaha ini sebelum Anda mulai.
Kontrak franchise berisi hubungan antara penerima dan pemberi farnchising. Termasuk kapan pemberi franchising menyediakan bantuan pada tahap awal dan tahap selanjutnya, dan juga kontribusi keuangan dan operasional dari dari penerima franchising. Semua janji tertulis dibuat oleh masing-masing pihak, dan dokumennya harus diperiksa oleh seorang pengacara untuk melindungi Anda.
Beberapa pemberi franchising tidak membebani biaya franchise dan biaya-biaya lain. Sebagai penerima franchising, Anda seyogyanya mengenal lebih baik apa yang Anda dapatkan dari uang Anda. Sebagai contoh, biaya franchising mungkin untuk menggunakan nama perusahaan, bentuk bisnis dan metode operasi bisnis, latihan awal, bantuan dalam memilih lokasi, membantu mencari biaya, dan keahlian untuk memulai bisnis. Jika pemberi franchising menyediakan bantuan berkesinambungan seperti invertori, konsultasi bisnis, pengiklanan, dan akunting, Anda dapat dikenai biaya bulanan atau persentasi tertentu dari penjualan. Kadang-kadang persentasi laba digunakan biasanya berdasarkan penjualan kotor. Seringkali pemberi franchising tidak membebani biaya bulanan, namun mendapatkan laba dari penjualan inventori yang dibeli dari mereka.
Pemberi franchising juga dapat membebani biaya lain, termasuk biaya evaluasi tempat jika tidak termasuk dalam biasa franchising, kenaikan harga dari suplai dan perlengkapan, bunga, jika si pemberi franchising membantu pembiayaan, dan pembayaran sewa jika si pemberi franchising bertindak sebagai pemilik tanah. Penerima franchising harus berhati-hati menilai setiap biaya franchise untuk nilai yang diterima.

G. MENJALANKAN BISNIS RUMAH TANGGA

Menjalankan bisnis dari rumah Anda sekarang ini menjadi populer. Anda dapat mempertimbangkan menjalankan industri rumah tangga secara purna atau paruh waktu. Anda dapat memiliki klien atau langganan yang dapat bertemu di rumah Anda atau bertemu mereka di tempat bisnis mereka, tergantung jenis bisnis yang Anda minati. Anda memiliki tiga jalur yang sama untuk kepemilikan bisnis.
Jenis bisnis yang dapat dioperasikan di rumah sangat beragam, termasuk konsultasi, penginapan, kerajinan tangan, fotografi, akunting, tata kebun, manufaktur dan hubungan masyarakat. Faktor-faktor yang membangkitkan minat pada bisnis rumah tangga meliputi komputerisasi, pertumbuhan jasa pelayanan industri, kombinasi antara karir dan rumah tangga, keinginan untuk hidup lebih sederhana, keinginan untuk menambah penghasilan yang sudah ada, menghemat waktu dan penghindaran stres pulang-pergi ketempat kerja, mencoba ide bisnis  dengan risiko dan pembiayaan yang kecil, dan memperoleh keuntungan dari pajak karena pengeluaran rumah tangga lebih besar dari penghasilan bisnis.

F. PILIH KEMUNGKINAN BISNIS ANDA

Proses pemilihan memungkinkan Anda untuk memisahkan kemungkinan- kemungkinan serius dari daftar yang terdapat pada awal bab ini. Setelah Anda melengkapi langkah-langkah berikut . Anda akan memiliki dasar untuk memutuskan bisnis mana atau bisnis terbaik mana yang cocok untuk Anda.

1. Membuat pemilihan awal

Buatlah daftar bisnis yang Anda beri ranking pada akhir bab ini diatas tabel #4. Lihatlah pada kriteria pemilihan bisnis Anda seperti yang tercantum pada Tabel 3. Kemudian jawablah Ya atau Tidak pada tabel #4 disamping setiap 19 kategori terpilih, tergantung apakah bisnis Anda sesuai pada kriteria tang telah Anda buat. Jumlahkan angka  yangmemiliki jawaban positif, kemudian hitunglah jumlahlahnya pada akhir tabel. Bisnis yang mendapat angka tertinggi harus dipertimbangkan lebih serius dan dibandingkan satu dengan yang lain. hal ini akan dilakukan berdasarkan analisa pemilihan akhir seperti berikut.

2, Membuat Pemilihan terakhir

Anda harus mengacu pada tabel #4 pada bisnis yang memiliki nilai tertinggi. Buatlah daftar ini pada bagian atas tabel #5. Kemudian isilah dengan jawaban Ya pada tabel #4 disamping kriteria pemilihan bisnis. Kemudian, tempatkan nilai yang diberikan pada setiap faktor yang terdapat pada tabel #3. Tuliskan angka disamping setiap jawaban Ya pada tabel #5. Jumlahkan semua angka pada masing-masing kolom yang vertikal. Semakin tinggi nilainya, semakin dekat bisnis tersebut dengan kebutuhan dan nilai, minat,dan keahlian Anda.
Anda telah memilih daftar pilihan Anda dengan beberapa pilihan yang mempunyai prospek bagus. Sebelum Anda melangkah jauh, tanyakan pada sedikitnya dua atau tiga orang yang kenal baik dengan Anda untuk menilai ulang daftar bisnis Anda. Mintalah pendapat mereka apakah Anda cocok  untuk bisnis tersebut dan jika tidak apa alasannya. Anda seyogyanyajuga menilai kemampuan Anda untuk meyakinkan apakah kemampuan Anda sesuai dengan bisnis tersebut.

c. CARA CEPAT MEMAKAI PETUNJUK PEMILIHAN BISNIS

Anda dapat menyesuaikan proses pemilihan dengan waktu yang tersedia pada Anda, dan menggunakannya sebagai pemeriksaan cepat untuk peluang bisnis apapun.

Jika Anda memiliki waktu satu hari untuk mempertimbangkan peluang bisnis-
§          kerjakan semua yang langkah diatas
§          bandingkan hasilnya dengan peluang bisnis lain yang sedang Anda pertimbangkan sekarang atau pada masa yang lewat
§          bandingkan keahlian yang dibutuhkan untuk peluang bisnis ini dengan hal-hal yang diperlukan pada penilaian kemampuan pribadi Anda, kemudian
§          pergi tidur dengan ide tersebut, dan
§          Putuskan pada pagi harinya apakah Anda ingin mengejar peluang tersebut

Jika Anda memiliki waktu satu bulan untuk mempertimbangkan peluang bisnis-
§          kerjakan semua langkah yang dilakukan pada tes satu hari
§          bicaralah dengan para pemilik bisnis yang bisnisnya Anda pertimbangkan,
§          setiap minggu secara jujur nilai kembali bagaimana perasaanAnda tentang peluang bisnis tersebut,
§          bicaralah dengan seorang pengacara dan akuntan jika Anda benar-benar berminat, kemudian,
§          pada akhir bulan, putuskan apakah Anda ingin mengejar peluang bisnis tersebut.

Berbagi untuk Menginspirasi.

Belajar Takwa , Menjadi Mukmin Seutuhnya

Kartino–Shalahuddin Corporation Developer

9 Comments »

  1. venty Said,

    March 1, 2010@ 5:09 pm      

    akhirnya aku dapat inspirasi baru…

    hidup wirausaha mandiri…

  2. nieza Said,

    March 31, 2010@ 12:52 pm      

    hah….q juga suka banget….terima kasih utuk inspirasinya


RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment

Current day month ye@r *